Saturday, September 15, 2018

Komunikasi Produktif Hari ke-3

Memasuki kuliah Bunda Sayang saya mulai melirik rak buku. Oh iya, ternyata pernah dapat hadiah buku Bunda Sayang: 12 Ilmu Dasar dalam Mendidik anak. Masih tersegel rapi padahal sudah dihadiahkan mungkin hampir satu tahun yang lalu.

Saya buka daftar isinya dan yang pertama memang tentang komunikasi produktif. Kisah pertama yang saya baca adalah komunikasi produktif sebagai solusi mengatasi tantrum pada anak. Pas sekali. Memasuki usia hampir empat tahun, Azka mulai lebih sering tantrum. Di kisah tersebut, anak yang diceritakan usianya juga empat tahun. Sedikit memberikan ketenangan batin karena perubahan besar ini memang wajar. Benar kata ibu saya beberapa pekan lalu, “Anak mau umur empat tahun memang gitu, sering marah.” Sekali lagi saya tulis, ibu saya tidak pernah belajar apapun tentang parenting tetapi perkataannya tentang perubahan pada anak hampir selalu benar. Mungkin itu yang dinamakan experience is the best teacher.

Nah, berhubung semalamnya sudah membaca cara menangani tantrum. Maka, saya berniat pada hari Kamis, 7 September 2018 mempraktekannya. Dalam buku tersebut dituliskan bahwa menangani tantrum terdiri dari tiga bagian: 1) mencegah terjadinya tantrum, 2) menangani anak ketika tantrum, 3) menangani anak pasca tantrum. Berarti saya harus melaksanakan dulu bagian pertama. Menjaga mood Azka sehingga terhindar dari tantrum.

Pagi menjelang. Qodarullah, saya kena radang tenggorokan. Namun,bl berhubung sudah berniat. Bismillah kita jalankan.

Alhamdulillah, dengan terbatasnya kemampuan bicara saya dan saya akui hari ini kurang produktif karena demam. Namun saya berusaha menjaga mood Azka. Syukuurlah, tetap berjalan lancar. Saya bacakan buku-buku sesuai permintaannya. Lalu, untuk makan siang saya beli saja di luar. Sehingga Azka pun bisa ditemani bermain lego.

Bersyukurnya lagi, komunikasi yang saya lakukan bersama suami sehari sebelumnya sangat membantu. Ketika beliau pulang kerja, langsung terlibat menjaga mood Azka walaupun sampai harus membalas chat pekerjaan di kamar mandi agar tidak terlihat mengacuhkan.

Azka tidur cepat, in sya Allah dengan bahagia. Tidak ada rengekan ini dan itu. Alhamdulillah.

Lalu, bagaimana kah hari selanjutnya??

Ada di lembar yang lain ya :)

No comments:

Post a Comment